Assalamu’alaikum wa rohmatullaahi wabarokaatuh
Ayah dan bunda tentu medamba buah hati yang sholeh dan sholeha, yang bisa menerangi tidak hanya di dunia tetapi hingga ke surga. Tidak hanya berilmu tetapi juga berakhlak mulia, yang InsyaAllah akan menentramkan hati kedua orang tuanya. Namun, tantangan zaman membuat dambaan tersebut terasa sulit untuk diwujudkan.

Perkembangan zaman jika tidak difilter dengan ilmu agama, tentu kian hari akan mengerus akhlak pemuda dan lambat-laun akan mengikis nilai-nilai keislaman di hati mereka. Pemilihan lembaga pendidikan akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan religi maupun akademis, apalagi remaja awal yang masih sangat rentan dan minim pengetahuan terhadap hal tersebut.


Pondok Pesantren SMP AL Madinah Islamic Boarding School adalah sekolah yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan yang sesuai dengan tuntunan Al-Quran dan Hadist. Menghadirkan beberapa program unggulan, yang pertama, character building adalah usaha untuk membina, memperbaiki,atau membentuk tabiat, watak, sifat, kejiwaan, akhlak ( budi pekerti) siswa menjadi lebih baik. Ini diterapkan tidak hanya berbentuk materi tetapi selalu mendesiplinkan anak untuk menerapkannya setiap hari. Kedua, tahfiz Al-Quran. Ketiga, bahasa asing (Bahasa Arab dan Inggris). Keempat, KSN ( Kompetensi Sains Nasional).

Generasi taqwa, cerdas, dan mandiri itulah generasi yang sebenarnya diidam-idamkan. Tentunya, kita semua sangat mengimpikan generasi tersebut terwujud. Generasi yang baik secara keislaman tetapi tetap mampu bersaing menghadapi perkembangan zaman. Melalui konsep “Mewujudkan generasi unggul, kompetitif, dan penghafal Al-quran” SMP Al-Madinah bertekad untuk menwujudkan impian tersebut. Tekad tersebut sudah terbukti, dengan banyaknya alumni yang lolos masuk ke sekolah-sekolah favorit, menjurai berbagai perlombaan ditingkat kabupaten maupun provinsi, lulus dengan hafalan yang memuaskan, serta masih banyak lainnya.

Jika Ayah dan Bunda ingin menjadikan sang buah hati permata dunia hingga surga, mari kita berjuang bersama.

Tersedia beasiswa full untuk tingkat SMA

PENDAFTARAN ONLINE
1. Mengisi Fomulir Online
SMP :
https://ppdb.smpalmadinah.com
Atau
https://smpalmadinah.com

SMA :
https://smpalmadinah.com/formulir-ppdb-sma/
atau
https://forms.gle/N4x5CHaPPEvak6SS7

2. Membayar uang pendaftaran 350.000
3. Pembayaran uang pendaftaran dapat dilakukan setelah melakukan pengisian formulir pendaftaran secara online

OFFLINE
Datang ke kampus Ponpes Al Madinah senin sampai sabtu dengan membawa persyaratan pendaftaran :
1. Membayar uang pendaftaran 350.000
2. Mengisi formulir
3. Fc kk
4. Fc akte kelahiran
5. Fc ktp orang tua
5. Fc raport kelas 5 untuk SMP .. kelas 8 untuk SMA
6. Fc NISN jika ada
7. Sertifikat prestasi / tahfiz untuk jalur prestasi

Untuk Informasi lebih Lanjut dapat menghubungi :
INFO SMP
Sri Mirawati : 0823-8852-7815

INFO SMA
Angga Hermanto : 0853-7653-7782

Bersama-sama mari kita ciptakan dan bentuk generasi muda yang taqwa, cerdas, mandiri

Pesantren Tidak Seperti itu!
Essai dari Hanifa Nalita Fitri
Santri Ponpes SMP Al Madinah Islamic Boarding School
Kebanyakan orang berfikir bahwa pesantren itu adalah tempat yang menakutkan, terutama harus mondok di pesantren. Mereka juga berfikir bahwa pesantren itu seperti tahanan karena sulit untuk pergi ke luar dari sana dan mengekang kebebasan dalam berekspresi. Banyak orang juga berfikir kehidupan di pesantren itu sangat sulit. Contohnya kebiasaan bangun dini hari, tidak boleh menggunakan smartphone, jauh dari kedua orang tua, jadwal belajar yang padat, kedisiplinan dalam mengatur waktu, serta pakaian yang tidak modis dan serba tertutup.
Sebelum aku mencoba sekolah di pesantren, mondok di pesantren, menjadi seorang santri, dan menjalankan hidup sebagai santri, aku juga berprasangka demikian. Namun, setelah aku menjalaninya perlahan prasangka itu luntur dengan sendirinya. Meskipun, banyak rintangan dan tantangan serta godaan yang menerpa. Untuk bisa melewati tantangan dan rintangan tersebut hal yang paling utama yang harus dimiliki adalah niat dan iman yang kuat.Jika telah memiliki itu, maka sekeras apapun godaan dan rintangan pasti akan bisa dilalui.
Keharusan bangun dini hari awalnya membuat aku kesulitan karena masih belum terbiasa melawan rasa kantuk yang tak tertahankan. Ditambah lagi dengan dinginnya sausana pagi yang menusuk sampai ketulang-tulang. Begitu juga dengan larangan menggunakan smartphone yang sangat menyiksa. Seperti yang diketahui, smartphone adalah benda yang selalu digunakan oleh kebanyakan orang. Tidak hanya sebagai alat komunikasi dan mencari informasi, smartphone saat ini juga menjadi salah satu sarana menghibur diri. Banyak permainan- permainan yang bisa dimainkan dengan hanyak menggunakan smartphone.Tetapi, penggunaan benda itu adalah hal yang terlarang di pesantren. Tidak hanya itu, jauh dari orang tua juga merupakan tantangan terberat untuk sekolah di pesantren.
Pertanyaan demi pertanyaan mulai muncul di benakku seperti “ Kenapa kita harus jauh dari orang tua?”, “ Apakah orang tuaku tidak menyayangiku lagi?”, “ Apakah dengan menyekolahkan aku di pesantren adalah bentuk lepas tanggung jawab dari mereka?” dan masih banyak lagi pertanyaan demikian. Belum lagi jadwal belajar yang sangat padat. Selama di pesantren aku awalnya merasa sangat kelelahan. Harus bangun pukul 04.00 pagi melaksanakan solat tahajjud dan menghafal Al qur’an. Setelah salat subuh harus mengaji lagi. Tidak hanyak itu pergi ke sekolah pukul 07.00 pagi dan pulang pukul 15.00 setelah itu masih ada lagi kegiatan yang berhubungan dengan asrama hingga pukul 21.30 begitu seterusnya. Itu semua sangatlah melelahkan serta menguras tenaga dan pikiran.
Tetapi, seiring berjalannya waktu maka aku bisa menyesuaikan diri dengan sendirinya. Aku mulai paham kebaikan- kebaikan yang aku rasakan selama tinggal di pesantren. Semua pertanyaan dan keluh kesahku itu terjawab satu persatu. Sebenarnya kita itu jauh dari orang tua itu untuk membuat kita lebih kuat dan mandiri. Tidak keluar dari pesantren itu berguna supaya kita lebih banyak menghabiskan waktu dengan hal yang lebih bermanfaat serta lebih dekat dengan para ustazah dan teman-teman di asrama. Selain itu, larangan menggunakan smartphone itu supaya kita lebih fokus belajar dan menghafal Al qur’an. Hal itu dilakukan supaya kita tidak terpengaruh dengan efek negatif yang ditimbulkan akibat kecanduan bermain handphone. Supaya kita bisa menggunakan akal pikiran sendiri ketika mengerjakan tugas dengan begitu ilmu yang didapat akan lebih berarti.
Bangun pagi itu mengajarkan kita agar disiplin waktu dan juga mendekatkan diri kepada Allah dengan salat tahajjud dan salat witir. Di pesantren kita juga bisa mengenal sifat dari orang lain, belajar memahami dan toleransi dengan teman-teman karena kita bertemu dengan mereka selama 24 jam. Selain itu, kita juga bisa mengubah sifat dan kepribadian menjadi lebih baik.
Sebenarnya, hidup di pesantren itu enak. Tetapi, kalau kita melakukan kesalahan kita akan mendapat hukuman. Namanya juga pesantren , pasti ada aturannya. Negara saja ada aturan apalagi sekolah. Tinggal di pesantren itu menyenangkan dengan lingkungan yang asri, indah, semua orang berpakaian syar’i serta kita akan selalu mendengan lantunan ayat-ayat Al qur’an dibacakan sehingga membuat hati menjadi lebih tenang. Sebanarnya pesantren adalah tempat yang sangat kondusif untuk menuntut ilmu.
Selain itu, seorang santri juga dapat memberikan perubahan pada dunia. Misalnya, anak zaman sekarang mudah terpengaruh oleh dunia luar karena banyak informasi yang tidak disaring yang mereka akses dengan mudah melalui internet. Tetapi, seorang santri tidak demikian, mereka tidak mudah terpengaruh dan sudah terbiasa dengan kehidupan yang disiplin. Sebuah kedisiplinan adalah awal dari kesuksesan dan dengan penanaman agama yang kuat setelah dewasa nanti mereka akan menjadi orang- orang yang menjaga bumi dengan baik. Kalaupun menjadi pemimpin mereka akan menjadi pemimpin yang amanah dan disiplin. Begitu juga dengan kebersihan juga diajarkan dengan sangat baik di pesantren sehingga bisa menjadi bekal bagi para santri untuk menjaga lingkungan.
Terkadang hal yang dianggap sulit dan berat itu bisa memberikan dampak positif bagi diri dan lingkungan. Mungkin awalnya berat dan lelah tetapi percayalah akan mendapatkan hasil yang baik. Memang hasilnya belum bisa dirasakan saat ini, tetapi, suatu hari nanti kita akan mendapatkannya. Pesantren tidak semenyeramkan itu kok.

 

 

Tujuan pengembangan bakat dan minat bidang seni lukis dan kaligrafi ini erat berkaitan dengan manfaat yang diperoleh dari penyelenggaraan kegiatan, yaitu:

  1. memperdalam pengertian tentang rasa indah pada umumnya dan tentang kesenian pada khususnya;
  2. memperkokoh rasa cinta kepada kesenian dan kebudayaaan bangsa pada umumnya serta mempertajam kemampuan untuk mengapresiasi (menghargai) kesenian dan kebudayaan bangsa lain dan dengan demikian mempererat hubungan antar bangsa;

 

 

 

Berikut beberapa manfaat ekstra Panah tersebut :

Salah Satu Olahraga Paling Aman.

Menurut Archery Trade Association (ATA), panahan adalah olahraga yang lebih aman daripada bentuk olahraga menggunakan bola yang ditawarkan oleh sekolah, kecuali bowling dan tenis meja

Membentuk Perilaku yang Lebih Baik

Setelah Anda baca aturan keamanan di link atas tadi, untuk bisa memanah dengan aman dan asyik banyak aturan yang perlu diperhatikan dan dipatuhi oleh pemanah. Begitu anak-anak menyadari bahwa mereka hanya dapat menembak jika mereka mengikuti aturan, mereka akan mendapatkannya. Anak-anak dengan perilaku buruk akan bersedia berdiri dengan tertib karena mereka tahu jika mereka mengikuti aturan, mereka dapat menembak.

Fokus dan Disiplin Diri

Inti dari panahan adalah mempelajari metode selangkah demi selangkah untuk menarik busur dan menembakkan anak panah.

Peningkatan Kesehatan Fisik

Selama turnamen di luar ruangan, pemanah menyerap Vitamin D alami dari matahari untuk kesehatan tulang

Keseimbangan dan Koordinasi Tubuh Lebih Baik

Menarik busur memperkuat otot inti, yang meningkatkan keseimbangan dan stabilitas pemanah. Pada gilirannya, keseimbangan dan stabilitas meningkatkan postur tubuh, koordinasi mata-tangan, dan ketepatan mengenai target.

Mengajarkan Anak Menentukan Tujuan

Panahan menyediakan sebuah lingkungan yang membiasakan anak menentukan tujuan besarnya. Pemanah dapat menyesuaikan tujuan mereka saat mereka ingin meningkatkan jarak, fokus pada cincin target yang lebih kecil, elemen lingkungan yang lebih ekstrim (dingin, berangin, bising, dsb), atau score avarage yang lebih tinggi.

Membangun Percaya Diri dan Kesadaran Diri

Ketika fisik terlatih,
konsentrasi terasah,
selalu termotivasi untuk terus meningkatkan tujuan yang lebih besar,
terbiasa berinteraksi dengan kawan lewat scoring bersama atau obrolan ringan di sela memanah,…
maka anak Anda akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan sadar diri akan eksistensi dan kemampuan diri.

Pramuka adalah kegiatan ekstrakulikuler wajib di Al Madinah. Dengan mengikuti kegiatan ini, siswa/i diharapkan mendapat 6 manfaat kepramukaan, yaitu :

1. Lebih Percaya Diri.

2. Mendukung Perkembangan Emosional Sosial.

3. Menumbuhkan Tanggung-jawab dan Disiplin.

4. Belajar Keterampilan Hidup.

5. Leadership.

6. Sehat Mental dan Fisik.

 

Saat ini peserta didik ditunttut memiliki kemampuan berbahasa Inggris. Alasan kuat dituntutnya kemampuan berbahasa Inggris bagi peserta didik untuk menghadapi era globalisasi. Untuk itu,dibutuhkan berbagai kiat agar peserta didik terbiasa berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Salah satu kiat yang digunakan adalah kegiatan peningkatan kreativitas peserta didik berbahasa Inggris. Kegiatan tersebut dinamakan English Study Club (ESC).

السلام عليكم ورحمةﷲوبرکات
Mulai nanti selepas adzan magrib kita sudah memasuki tanggal 9 Dzulhijjah, banyak keutamaan-keutamaan dihari Arafah yang bisa kita dapatkan dengan memperbanyak ibadah. Salah satunya dengan memperbanyak berdoa dihari Arafah, karena sebaik-sebaiknya doa pada hari Arafah.
Dari ‘Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya,
Rasulullah ﷺ bersabda,
خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِى لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah. Dan sebaik-baik yang kuucapkan, begitu pula diucapkan oleh para Nabi sebelumku adalah ucapan
”Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir”
(Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Miliki-Nya segala kerajaan, segala pujian dan Allah yang menguasai segala sesuatu).”
(HR. Tirmidzi no. 3585; Ahmad, 2:210. Syaikh Al-Albani menyatakan hadits ini shahih dilihat dari syawahid atau penguat-penguatnya, lihat silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, no. 1503, 4:8.)
Para salaf dahulu saling memperingatkan pada hari Arafah untuk sibuk dengan ibadah dan memperbanyak do’a serta tidak banyak bergaul dengan manusia.
‘Atho’ bin Abi Robbah mengatakan pada ‘Umar bin Al Warod, “Jika engkau mampu mengasingkan diri di siang hari Arafah, maka lakukanlah.”
(Ahwalus Salaf fil Hajj, hal. 44)
Semoga Allah memberi kita kemudahan untuk memperbanyak doa dihari Arafah dan hari-hari seterusnya.
Barakallahu fiikum.